You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

spongebob

Kamis, 23 Oktober 2014

Aku tak Sekuat yang Kalian Kira

Senyumnya, tawanya, tutur katanya yang selalu mencerminkan bahwa ia bahagia seolah-olah telah membutakan mata teman-temannya bahwa sesungguhnya ada air mata di dasar hatinya.Ia dikenal sebagai sosok yang senang bergaul dan senang bercanda bersama teman-temannya. Bertahun-tahun ia hidup nyaman bersama teman-teman dekatnya. Ia selalu bisa terlihat bahagia. Saat ini ia duduk di bangku kelas XII SMA. Usianya 18 tahun. Dengan segala pengalamannya, ia tumbuh menjadi seorang wanita yang tangguh setiap kali ia mendapatkan sebuah masalah. Prinsipnya tidak ingin merepotkan orang lain, jadi selagi ia masih bisa berusaha, ia tak akan bercerita apapun kepada sahabat-sahabatnya bahwa ia sedang terlibat dalam sebuah masalah. Bertahun-tahun ia dihadapkan pada berbagai persoalan, masalah persahabat dan masalah percintaan tak pernah lepas dari hidupnya. Layaknya remaja pada umumnya, ia pun labil. Sering terbawa arus teman-temannya. Layaknya seorang wanita, ia pun memiliki titik lemah. Titik lemah yang ia rasakan adalah ketika malam mulai tiba, suasana hening, suasana sepi yang selalu membawa lamunannya pada masa lalu. Masa-masa sulit yang pernah ia lewati. Masa-masa yang tak akan pernah ia lupakan sepanjang hidupnya.
Cinta segitiga adalah persoalan yang selalu hinggap di hidupnya. Ia selalu salah dalam mencintai seseorang. Ia selalu mencintai seseorang yang sudah dekat dengan perempuan lain. Tapi ia pun tak pernah mengerti kenapa semua itu terjadi. Cinta datang dengan sendirinya, ia tak bisa mengatur kapan ia jatuh cinta. Berulang kali ia terjebak, berulang kali dia harus memiliki konflik dengan teman-temannya hanya karena cinta. Lelah sudah pasti ia rasakan, tapi mau bagaimana lagi, mungkin inilah jalan Tuhan yang terbaik. Jalan yang akan membuatnya menjadi sosok perempuan dewasa.
Layaknya seorang wanita, ia pun ingin sekali merasakan cinta yang tulus. Bukan cinta karena rupa dan bukan cinta karena harta. Setiap kali ia melihat teman-temannya bisa berbagi cerita dengan orang yang mereka sayang, ia hanya bisa terdiam. Bukan iri atau benci. Ia hanya sedang berpikir,kapan ia bisa seperti itu?Bahagia seperti teman-temannya yang lain. Sekuat-kuatnya ia dalam menghadapi masalah, ada saatnya juga ia membutuhkan tempat untuk berbagi. Tempat untuk menyadarkan tubuhnya sejenak agar ia tak terlalu lelah untuk menghadapi kehidupan ini. Kehidupan yang semakin keras ini membuatnya semakin sering menahan beban berat dihatinya. Sekali lagi, bukan karena ia tidak memiliki teman untuk bercerita, ia hanya tidak ingin merepotkan orang-orang di sekelilingnya.
Allah tau apa yang terbaik. Allah akan memberikan apa yang dibutuhkan oleh hamba-Nya, bukan apa yang diinginkan oleh hamba-Nya. Itulah kata-kata yang selalu keluar dari mulutnya untuk menjadi penyemangat bagi dirinya sendiri. Saat ini, ia tak meminta banyak. Ia hanya ingin membuat orang tuanya bangga, ia ingin melihat orang-orang di sekelilingnya tersenyum bahagia, dengan itu ia akan ikut bahagia tanpa harus melihat bagaimana jalan hidupnya. Setidaknya ia memiliki mimpi, suatu hari nanti ia akan jatuh cinta dan akan dicintai oleh orang yang bisa menerima ia dengan apa adanya, menyayangi keluarganya, dan bersedia menjadi imamnya. Entah kapan mimpi itu akan terwujud, waktu yang akan menjawab dan Allah yang akan menentukan. Saat ini ia hanya bisa belajar untuk memantaskan diri agar bisa dicintai oleh jodohnya kelak. "Pasanganmu adalah cerminan dirimu sendiri".  Setidaknya itulah kalimat yang selalu terngiang dalam telinganya. Ia hanya bisa berharap dan berdoa, semoga Allah memberinya umur panjang agar kelak ia bisa membahagiakan kedua orang tuanya, keluarganya, dan sahabat-sahabatnya. Dan semoga Allah mengizinkan ia untuk bahagia dalam hidupnya sebelum akhirnya ia akan menutup mata.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar