You can replace this text by going to "Layout" and then "Edit HTML" section. A welcome message will look lovely here.
RSS

spongebob

Selasa, 28 Oktober 2014

Ini Ceritaku

Hari ini, 28 Oktober 2014, tepat satu minggu setelah umurku menginjak angka 18, ada hal tak terduga terjadi di sekolah. Bertepatan dengan sumpah pemuda, sekolahku mengadakan upacara. Upacara tersebut dilanjutkan dengan serah terima jabatan organisasi. Cukup lama sih, kurang lebih 90 menit aku dan warga SMANSA yang lain dipanaskan di lapangan sekolah. Akibat upacara yang cukup lama ini, jatah untuk setiap jam pelajaran pun dikurangi. Yang biasanya 45 menitan disusut menjadi 35 menitan. Lumayan lah, pikirku dalam hati. Jam pertama pelajaran fisika, seperti biasa, Bu Rini datang tepat waktu dan langsung mengerjakan soal-soal. Tapi berhubung waktunya cuma 35 menit, mengerjakan soal belum selesai, bel udah berbunyi. Lanjut ke pelajaran sejarah, ternyata kosong. Berin sama Bangkit, temen kelas yang tadinya lagi ikut sertijab, belum juga mbalik ke kelas. Di jam pelajaran TIK barulah mereka kembali. Oh ya, pelajaran TIK pun kosong. Hari ini anak-anak kelas merasa nggak sekolah. Tiba di jam pelajaran terakhir, Kimia yang seharusnya presentasi ternyata kosong juga. Surga banget kan yaa hehe. Di sela-sela itu semua, seperti biasa, kelasku ada aja yang dibahas kalo pas pelajaran kosong. Pagelaran lah, pembentukan kelompok belajar lah, yang lain pun ada. Tiba-tiba Berin bilang "Nanti  jam setengah 2 kita semua ke kantin ya. Aku sama Bangkit mau nraktir makan, kan tadi abis sertijab". Aku merasa aneh. Sejak kapan sertijab dapet uang?Kenapa mereka ngajakin makan-makan?Em tapi mungkin mereka cuma pengin bersyukur karena udah purna tugas, ucapku. Tak ada yang aneh lagi bagiku karena aku telah mencoba berpikir realistis. Jam menunjukan pukul 13.30, artinya aku sama temen-temen harus pergi ke kantin.Maklum mau ditraktir, jadi ya semangat. Sesampainya di kantin, semua malah pada asyik bercanda sendiri. Bahkan yang katanya mau nraktir malah nggak tau pada mondar mandir sendiri. Tata yang udah buru-buru pengin pulang, terus nanya, jadi makan atau enggak. Tapi Bangkit menjawab dengan tenangnya, nanti dulu ya, Bu Mudah be lagi sholat. Nunggu. Aku yang sedari tadi bercanda sama temen-temen yang lain nggak peduli apa yang lagi dibahas disana. Cukup lama aku nunggu, entah apa yang sebenernya terjadi. Alasan nunggu bu Mudah yang lagi sholat lah, nunggu temen yang lagi di kopsis lah, semua memang masuk akal. Aku tetap tidak ada rasa curiga sama sekali. Tapi setelah semua kumpul, tiba-tiba Bangkit agak mencurigakan. Bisik-bisik sama temen-temen yang lain. Aku nggak tau apa-apa jadi aku cuma bisa diem. Oke lanjut, seperti biasa, kelasku narsis dimana-mana. Saat itu juga pada minta foto. Seperti biasa, kalo mau foto pasti berhitung, 1...2...3.... Hal itu dilakukan berulang-ulang. Sebenernya aku mulai curiga, tapi tetep cuma bisa diem. Dan bener aja di hitungan ketiga yang terakhir, dari arah selatan, Bangkit sang ketua kelas, membawa sebuah roti ulang tahun dengan lilin angka 18 diatasnya. Aku bingung, aku nggak tau mesti ngapain. Malu, seneng, kaget, semuanya jadi satu. Subhanalloh, aku nggak nyangka bakal dapet kejutan di hari ini. Anak-anak kelas emang super banget kalo suruh bikin rencana buat bikin kejutan. Pasti berhasil. Tiup lilin, sebelumnya make a wish. Doanya simple kok, yang pasti doa untuk kesuksesan anak INSTAGRAM tersebut disana. Setelah tiup lilin, lanjut dengan potong kue. Waktu mau motong kue pertama sih nggak ada apa-apa. Tapi pas potongan keduaaa byuuur seember air CUCIAN PIRING diguyur ke kepalaku. Oke fine aku basah semua sampai ujung kaki. Dingin?Ya iya lah! Tapi mau gimana lagi, aku nggak bawa ganti. Terpaksa pulang dengan keadaan basah kuyup. 20 menit di perjalanan menggunakan sepeda motor, cukup membuatku kedinginan. Belum lagi orang-orang di jalan yang melihatku dengan tatapan berbeda. "Ah bodo amat, yang penting aku harus cepet pulang." Ucapku dalam hati.
Sesampainya di rumah, aku langsung mandi. Pada intinya hari ini aku mandi gasik karena ulah anak-anak INSTAGRAM 12 IPA 6. Ulang tahun kapan, dikasih kejutannya kapan. Tapi di luar itu semua, aku tulus. Aku sangat berterima kasih sama semua anak-anak kelas. Terima kasih untuk hari ini, terima kasih untuk kejutannya, semoga kebersamaan ini akan terus ada. Sukses untuk kita semua.
Hari ini. 28 Oktober 2014 aku sadar bahwa Allah akan memberikan kebahagiaan pada hamba-Nya dengan cara yang berbeda-beda. Allah itu adil. Allah tau kapan waktu terbaik untuk memberikan kebahagiaan kepada seorang hamba-Nya. Hari ini aku bahagia, hari yang tak pernah ku duga. Hari yang tak kan pernah ku lupa. Thanks to Allah, thanks to my friend, anak-anak INSTAGRAM 12 IPA 6, iloveyou so much.

Read Comments
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar